Varia Nusantara

Kumpulan Berita dan diary pribadi

Kekerasan Atas Nama Agama Kembali Terjadi !

Sumber : DetikNews, Minggu, 06/02/2011 15:59 WIB

GP Ansor Kutuk Penyerbuan Terhadap Ahmadiyah

Jakarta – Gerakan Pemuda (GP) Ansor mengutuk penyerbuan terhadap rumah Ahmadiyah di Cikeusik, Pandeglang yang menewaskan 4 orang dalam versi Ahmadiyah. Penyerbuan itu tidak dapat dibenarkan.

“GP Ansor mengutuk penyerbuan warga Ahmadiyah di Desa Umbulan, Cikeusik, Pandeglang,” kata Ketua Umum GP Ansor, Nusron Wahid dalam rilis kepada detikcom, Minggu (6/2/2011).

Informasi yang diperoleh mereka, jumlah korban tewas mencapai 7 orang. Meskipun, Jubir Ahmadiyah Mubarik Ahmad menyebutkan korban tewas ada 4 orang. Menurut Nusron, tindakan penyerbuan itu tidak dapat dibenarkan atas dalih apapun dan mengingkari hak-hak sipil rakyat.

“Negara Indonesia adalah negara hukum, bukan negara rimba atau negara jagoan yang menghalalkan kekerasan dan anarki meski dengan dalih agama atau kebenaran apapun,” ujarnya.

Menurut Nusron, negara harus bertindak tegas terhadap siapapun yang terlibat dalam tindak kekerasan. Negara pun harus mampu dalam melindungi warganya, karena penyerbuan semacam ini berulang kali terjadi.

“Negara harus tegas, tidak boleh lemah apalagi dikalahkan gerombolan atau milisi sipil yang jelas mengganggu dan mengusik ketenangan dan ketentraman masyarakat luas,” kata Nusron.

Dia meminta agar masalah agama dihadapi dengan dialog secara baik dan bijaksana. “Menegakkan kebenaran agama harus dengan jalan yang benar. Bukan malah mencoreng kebenaran dan kesucian ajaran agama. Dialog harusnya diutamakan,” tutupnya.

(fay/gun)

 

Ahmadiyah: 3 Jamaah Tewas, 5 Luka-luka

Sumber : DetikNews, Minggu, 06/02/2011 16:46 WIB

Jakarta – Pengurus Besar Jemaat Ahmadiyah Indonesia mengoreksi jumlah korban tewas dan luka. Menurut mereka, jemaah mereka yang tewas dalam penyerbuan di Cikeusik, Pandeglang adalah 3 orang, dan yang luka menjadi 5 orang.

Demikian ditegaskan Humas PB Jemaat Ahmadiyah Indonesia, Mubarik Ahmad kepada detikcom, Jumat (6/2/2011). Sebelumnya, Mubarik menyebutkan 4 korban tewas dan 4 korban luka-luka.

“Korban tewas 3 orang dan yang luka-luka menjadi 5 orang,” kata Mubarik.

Korban tewas itu adalah Mulyadi, Tarno dan Roni. Mulyadi dan Tarno adalah warga setempat atau tuan rumah, sedangkan Roni adalah jemaah yang datang dari Jakarta.

“Mereka sudah diotopsi di RS Malingping. Yang luka pun masih dirawat di RS itu,” imbuhnya.

Menurut Mubarik, semua keluarga korban telah dihubungi. Mereka akan segera mengurus jenazah keluarga mereka untuk dimakamkan.

“Nanti keluarga yang mengurus jenazah untuk dimakamkan di pemakaman keluarga masing-masing,” ujarnya.

PB JAI kini terus mengumpulkan data-data korban dan kerusakan yang terjadi. Sebelumnya pada Minggu (6/2) menjelang tengah hari, terjadi penyerbuan warga terhadap sebuah rumah milik warga Ahmadiyah di Cikeusik, Pandeglang, Banten.

(fay/gun)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s