Varia Nusantara

Kumpulan Berita dan diary pribadi

Inilah Alasan Utama Tokoh Lintas Agama Bergerak dan Bergerilya

Sumber : Rakyat Merdeka Online, Jum’at, 04 Februari 2011 , 22:42:00 WIB

RMOL. Para tokoh agama terpaksa harus bergerak mengingatkan pemerintah tentang persoalan-persoalan yang saat ini sedang dihadapi bangsa. Para tokoh agama pun seperti bergerilya berpindah-pindah tempat untuk terus mengungkapkan kerisauan dan kegalauannya atas kondisi bangsa.

Setelah mengadakan pertemuan di kantor PP Muhammadiyah, lalu di kantor Konferensi Wali Gereja Indonesia, dan Persatuan Gereja Indonesia, siang tadi, tokoh lintas agama bersama Forum Rektor Indonesia kembali mendengungkan kerisauan di kampus Universitas Negeri Jakarta, Rawamangan, Jakarta Timur (Jumat, 4/1).

“Kami berpendapat, kalau poin-poin yang kami angkat tidak ditangani secara serius, negara ini akan masuk ke dalam krisis yang sungguh-sungguh. Kami tidak hanya mengkritik. Tapi, situasi ini adalah keadaan yang sangat mendesak,” tegas rohaniawan Katolik, Franz Magnis-Suseno.

Menurut Guru Besar Filsafat dari Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara ini dari 18 problem yang didedahkan tokoh lintas agama beberapa waktu lalu, dua yang paling berbahaya. Pertama adalah indikator ekonomi yang menggembirakan dari pemerintah. Padahal, pada kenyataanya, 40 persen masyarakat Indonesia bertahun-tahun berada dalam kemiskinan.

“Kedua adalah soal korupsi. Mereka yang dianggap bisa bertindak untuk memberantas korupsi. Namun tidak melakukan tindakan apa-apa. Hal ini menyebabkan degradasi moral dan degradasi substansi kebangsaan,” tegasnya sambil menjelaskan bahwa persoalan korupsi ini menjadi penting untuk diselesaikan karena sudah menjadi agenda reformasi. [zul]

Revolusi Melati Itu Spontan, Tidak Grasak-Grusuk

Sumber : Rakyat Merdeka Online, Sabtu, 05 Februari 2011 , 16:35:00 WIB

RMOL.Ketidakpuasan masyarakat di Indonesia kepada pemerintah masih pada level atau strata masyarakat tertentu khususnya kelompok masyarakat yang melek politik. Maka, terlalu jauh panggang dari api jika people power di Mesir dikaitkan dengan kondisi politik di Indonesia.

Menurut tokoh mahasiswa gerakan reformasi 1998, Ahmad Kasino, penilaian itu berasal dari pihak pemerintah demi membenarkan tingkah laku kekuasaan yang kehilangan legitimasi di mata rakyat.

“Semua tokoh agama sudah menyatakan bahwa rezim ini sudah tidak benar lagi, kemarin tokoh intelektual, para seniman dan budayawan sudah mengatakan hal sama, tinggal tunggu momentumnya saja,” jelas Kasino kepada Rakyat Merdeka Online, Sabtu (5/2).

Kasino menyontohkan, “revolusi melati” di Tunisia dan pergolakan politik di Mesir berjalan tanpa ada konsolidasi besar-besaran, dan hanya mengandalkan jejaring sosial dunia maya.

“Revolusi itu spontan. Kita lihat saja baru-baru ini di Tunisia dan Mesir, tanpa ada konsolidasi besar-besaran, tidak grasak-grusuk, menunggu momentum. bisa juga dari harga Sembako yang sudah naik, pembatasan BBM dan lain-lain,” sebutnya.

Kasino menambahkan, pernyataan Panglima TNI bahwa gerakan massa menentang pemerintah adalah gerakan yang sah asalkan tindak anarkis sudah memberi sinyal bahwa TNI juga bagian dari rakyat yang kini sedang kesusahan.[ald]

 

Taufiq Kiemas: Tidak Bagus Jika Tokoh Agama Ingin Jatuhkan Presiden

Sumber : DetikNews, Minggu, 06/02/2011 14:07 WIB

Jakarta – Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Taufiq Kiemas menilai wajar jika tokoh lintas agama membahas soal kondisi bangsa dan perpolitikan tanah air. Namun ia tidak setuju jika tokoh agama punya upaya untuk menjatuhkan presiden, di luar dari aturan konstitusi.

“Wajar-wajar saja, tapi kalau sampai menjatuhkan dan tidak sesuai dengan jadwal demokrasi, kan nggak bagus ya,” ujar Taufiq Kiemas kepada wartawan di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (6/2/2011).

Namun Taufiq yakin jika dalam pertemuan tokoh lintas agama tidak pernah membahas soal upaya menjatuhkan Presiden. Menurut Taufiq, pemerintahan harus tetap jalan, sesuai dengan konstitusi.

“Jadwal demokrasi harus jalan. Tidak boleh berhenti di tempat. Kan dari tokoh agama tidak ada yang bicara Presiden RI harus berhenti hari ini,” terang Ketua Dewan Pembina PDI-Perjuangan ini.

Taufiq menilai, pertemuan tokoh lintas agama etisnya membahas soal moral. Ia juga enggan berkomentar soal saran agar tokoh agama mengurangi komentarnya di media.

“Etisnya moral yang dibicarakan,” ucapnya.

(gun/fay)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s